PENGETAHUAN ADAT DAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN
Konsep Credit Union Gerakan, yang didasarkan pada filosofi petani, kemudian dinamai dengan salah satu pahlawan setempat yang berjuang melawan ketidakadilan yakni Gemalaq Kemisiq. Inilah konsep gerakan tani CU Gemalaq Kemisiq atau yang lebih dikenal dengan CU Gemalaq Kemisiq (CU GK) yang berdiri dan beroperasi sejak tahun 1999.
Hingga tahun 2019, CU GK telah memberikan layanan kepada 18.588 anggotanya yang tersebar di 10 kecamatan atau wilayah layanan. Jumlah total aktivis 66 orang. Ideologi dan semua layanan CU GK dilandasi kearifan petani Kalimantan.
Dengan bantuan CU GK, masyarakat adat menjadi mandiri secara finansial dan dapat mengurangi ketidakadilan akibat kebijakan pembangunan dan eksploitasi dengan cara:
- Melindungi wilayah dan tanah leluhur mereka dan tidak menjualnya kepada orang luar;
- Mengelola sumber ekonomi alternatif dengan keahliannya sendiri;
- Membangun desa asalnya – kampung – sendiri;
- Mengirim anak-anak mereka ke pendidikan tinggi dan
- Mengatasi kesulitan saat anggota keluarga mereka sakit atau meninggal.
Selain itu, masyarakat adat bebas menjalankan adat istiadat mereka dan memiliki sumber keuangan untuk membiayai pemeliharaan adat dan tradisi tersebut. Seorang anggota melaporkan dalam video tentang CU GK dan efeknya berikut ini.
Pada tahun 2007, CU GK mendirikan Aliansi Masyarakat Adat Jalai Kendawangan (AMA-JK) dengan dukungan dari Institut Dayakologi. Organisasi adat ini memiliki tugas mendukung langsung 10 kampung berdaya (KB) di Kabupaten Ketapang, tempat tinggal kelompok adat Dayak seperti Jalai, Kendawangan dan Pesaguan.
CU GK mendukung program AMA-JK dengan pembuatan Program Tabungan Pertanian (PAKAR) yang didedikasikan untuk pinjaman berbunga rendah untuk mendorong upaya pemulihan 10 kampung secara budaya dan ekologis.
Kolaborasi antara CU GK, Institut Dayakologi dan AMA-JK terus diintensifkan hingga saat ini. CU GK menyadari sepenuhnya bahwa kekuatan kerjasama merupakan strategi penting untuk mendukung lebih dari 18.000 anggota di 10 daerah pelayanan untuk memerangi kemiskinan dan ketimpangan.
Seorang aktivis senior CU GK berkata kepada penulis: “Kami harus mengambil tindakan nyata untuk komunitas kami, apapun tantangannya. Jika bukan kami, siapa lagi? Contoh resiliensi sosial dan ekologi yang menginspirasi dan kuat dalam komunitas adat. (*)

