ARISKA CITRA, DARA BANYUKE YANG INSPIRATIF

268 Views

Namanya Ariska Citra, terlahir pada Maret 22 tahun silam.

Tamu Kalimantan Review kali ini adalah pemilik hobi menulis, badminton dan main futsal. “Saya berasal dari daerah Banyuke, Kabupaten Landak,” katanya dalam wawancara jarak jauh baru-baru ini. 

Sosok anak muda yang  aktif di berbagai aktivitas ini sedang menyelesaikan skripsinya. 

Meskipun masih studi, gadis berparas cantik, berzodiak aries ini menjadi pendidik di SDN 15 Jelayan. Pribadi yang selalu berpenampilan rapi, elegan dan senang berambut panjang ini mengajar les privat Bahasa Inggris di Ngabang. Dengan bekerja, baik mengajar les privat maupun sebagai guru, dia tidak saja sekedar menambah pengalaman, tapi juga menguji pengetahuan akademis sekaligus mengasah keterampilan mengajarnya. 

Ariska selalu berusaha menjaga nama baik almamaternya, terutama Prodi Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris di STKIP Pamane Talino, Ngabang.

Presiden BEM periode 2018-2019 ini pun telah melewati sejumlah pengalaman yang inspiratif dan layak dibagikan kepada sidang pembaca.

Di antaranya selama menjadi Ketua BEM, Riska begitu panggilan akrabnya ini aktif dalam berbagai kegiatan di intra kampus dan ekstra kampus. 

Membaca, Menyiapkan Diri

Dia pernah mengikuti berbagai kegiatan talkshow, sosialisasi dan FGD (Focus Group Discussion) baik di intra kampus maupun ekstra kampus. 

Berperan jadi narasumber dan moderator sudah tidak asing baginya. Sebagai Presma, Ariska harus menyiapkan diri sebaik mungkin manakala didapuk jadi narasumber atau moderator. Ia misalnya terkesan sekali ketika didapuk jadi salah satu narasumber dalam topik ‘cerdas dan bijak bermedsos’ bersama Polres Ngabang tahun 2019 itu. “Untuk menambah pengetahuan dan memperkuat rasa percaya diri, aku harus membaca literatur terkait topik yang akan aku bahas. Ini bagian dari persiapan diri yang penting dilakukan,” ungkapnya. 

Penyuka petai dan udang goreng ini pernah diminta jadi moderator dalam sebuah seminar bertopik “cerdas memilih” menjelang Pemilu 2019 lalu.

Dalam jagat kepenulisan, Ariska pernah menulis cerpen berjudul ‘Ketulusan Membawa Berkat’ dan berhasil terpilih sebagai juara 1 dalam lomba cerpen sewaktu di SMA Negeri 1 Menyuke dulu. Riska suka membaca cerpen ‘Orang-orang Tercinta’ kumpulan cerpen anak karya Soekanto, S.A.

Peningkatan wawasan, menimba pengalaman dan menambah relasi adalah tujuan utamanya berorganisasi.

Itulah mengapa, selain aktif di BEM kala itu, dia juga aktif di IMK (Ikatan Mahasiswa Katolik) sebagai wakil ketua II. Ariska memang punya semangat yang besar dan motivasi belajar yang tinggi. 

Manfaat berorganisasi kini ia rasakan sendiri pengaruh positifnya dalam kehidupan di luar kampus. “Dalam berorganisasi, yang penting kita jangan sampai lupa dengan tugas utama sebagai mahasiswa/i,” katanya.

Dara Banyuke ini memiliki prestasi akademik yang menggembirakan. Sejak duduk di bangku SMA prestasinya selalu di atas rata-rata kebanyakan pelajar lainnya. Peringkat 1 hingga 4 besar selalu ia raih.

Tantangan Baru

Ariska tergolong sosok yang mudah mendapat teman, tergolong ‘super’ aktif,  kadangkala humoris juga, tapi selalu merasa tertantang untuk menggali pengalaman baru.

Baginya pantang menyerah bila sudah menetapkan sebuah pilihan. 

Puteri dari pasangan Bapak Ade Kusno dan Alm. Ibu Nelis ini juga merupakan sosok yang memiliki rasa empati yg kuat kepada sesamanya. Demi menolong sesama, dia tak akan ragu melakukannya jika sudah menjadi niat baiknya. Visinya tentang kehidupan sosial yang harmonis, toleran dan damai tak perlu diragukan. Saat dimintai tanggapan mengenai kekerasan dan intoleran sekelompok orang terhadap Jemaat Ahmadiyah di Sintang baru-baru ini, dia mengatakan bahwa dirinya sangat tidak menerima tindakan kekerasan dan intoleransi terhadap sesamanya. “Apa pun alasannya. Kita mesti lindungi keharmonisan hubungan antar- kelompok yang beragam. Manusia mana pun, sejatinya adalah sesama kita yang juga punya harkat martabat yang sama di hadapan Tuhan,” pungkas Ariska. 

Pencapaian dan perjuangan kuliah sambil berkarya seperti dialami Ariska tersebut kiranya dapat menjadi inspirasi bagi anak-anak muda lainnya. Semoga.*

Teks: rgm.

Editor: Giring.

Foto: Dok.Ariska.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *