DISDIKBUD KABUPATEN BENGKAYANG GANDENG INSTITUT DAYAKOLOGI UNTUK DAMPINGI RISET PULAU BUDAYA LEMUKUTAN
Senada dengan itu, Ijat Jajat Ruhijat yang juga seorang pamong budaya mengatakan bahwa kegiatan pra survey itu diharapkan menghasilkan sebuah rumusan mengenai inventarisasi potensi kebudayaan di Pulau Lemukutan.
“Dari pra survey ini nanti kita susun rumusan inventarisasi potensi kebudayaan Pulau Lemukutan,” urainya saat memoderatori diskusi kebudayaan dengan tokoh masyarakat mulai jam 20:00 Wib hingga 23:30 Wib itu.
PERDA NOMOR 3 TAHUN 2020
R. Giring, Koordinator Divisi Riset dan DokPub ID memaparkan bahwa Kab. Bengkayang memiliki potensi kebudayaan yang sangat besar. Pulau Lemukutan adalah salah satu wilayah pesisir dan pantai yang kaya potensi kebudayaannya.
“Sangat relevan jika Pemda Kab. Bengkayang ingin menjadikan Lemukutan sebagai Pulau Budaya. Apalagi ini ditunjang adanya potensi objek pemajuan kebudayaannya. Kebudayaan sejatinya bisa menjadi pendekatan dalam pembangunan masyarakat Lemukutan ini,” ujar Giring.
Perda Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pelestarian dan Pemajuan Kebudayaan Daerah menyatakan Pemerintah Daerah harus melakukan pengembangan terhadap objek pelestarian dan pemajuan kebudayaan daerah (Psl 10, ayat 1). Ini mesti dipahami sebagai perintah yang mengikat kepada Pemerintah Daerah Kab. Bengkayang.
Bahkan setiap orang dapat melakukan pengembangan terhadap objek pelestarian dan pemajuan kebudayaan daerah (Psl 10, ayat 2). Perda Nomor 3 Tahun 2020 juga memberikan ruang kepada setiap orang untuk mengembangkan objek pelestarian dan pemajuan kebudayaan.
Selanjutnya menurut Giring, sejak UU Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan, kepedulian para pihak, terutama Pemerintah terhadap bidang kebudayaan semakin mendapat porsi yang sejajar dengan bidang lainnya. “Terkait perkembangan tersebut, kita boleh saja bangga dan bersyukur atas semua itu. Tapi itu saja tidak cukup. Kita mesti pro aktif mengupayakan dengan berbagai cara mengembangkan objek pelestarian dan pemajuan kebudayaan kita,” papar Giring di hadapan para tokoh masyarakat Pulau Lemukutan dan Tim DISDIKBUD Kab. Bengkayang.***

