Sapta Basa: Kearifan Budaya Dayak jadi Bahan Ajar di Lingkar Tiong Kandang

256 Views

Balai Batang Tarang, KR

Pengawas pendidikan dan pengajaran mulok budaya tingkat SD/Sederajat di Kecamatan Balai Batang Tarang, Kab. Sanggau, Paimin, mengatakan bahwa Pendidikan mulok budaya itu penting untuk memperkuat hubungan peserta didik dengan lingkungan sosial dan alam sekitarnya. Untuk memperkenalkan kearifan lokal, peribahasa setempat dapat menjadi bahan ajar pengajaran mulok budaya yang menarik bagi para peserta didik. “Pendidikan mulok budaya khususnya Sapta Basa yang merupakan hasil refleksi nilai kearifan budaya Dayak yang sering digunakan untuk bahan ajar di SDN 05 Tae dan SDN 25 Padang dan beberapa SDN di lingkar Tiong Kandang sangat cocok diterapkan, peserta didik pun mudah memahaminya,” paparnya melalui platform meet.google langsung dari kantornya di Batang Tarang dalam FGD Merawat Perdamaian dan Keberagaman melalui Pendidikan Muatan Lokal dan Multikultur di Masa Pandemi Covid-19 di Kalimantan Barat: Refleksi Praksis Dan Akademis yang diselenggarakan oleh Aliansi Perdamaian dan Transformasi (ANPRI) di Jurung Institut Dayakologi Pontianak, Kamis (10/9/2020).

Teks: Tim Dokpub ID.

Foto: Roni/Dokpub ID.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *