Demi Lindungi Wilayah Adat, Dayak Bi Somu Bertekad Pertegas Batas Wilayah Adatnya, Temenggung Andarias Lomon: Kayu di Wilayah Adat Kami Sering Dicuri Orang
Sosialisasi Perda Nomor 1 Tahun 2017
Pertemuan di rumah Temenggung itu di antaranya mensosialisasikan tentang pentingnya penyelamatan wilayah adat Bi Somu sebagai salah satu pendekatan dalam solusi konflik antarkomunitas.
Keinginan warga Semongan untuk memetakan wilayah adatnya sejalan dengan perintah Perda Nomor 1 Tahun 2017. “Perda Kabupten Sanggau Nomor 1 Tahun 2017 tentang Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat memerintahkan untuk menetapkan Masyarakat Hukum Adat yang sudah terverifikasi,” terang Giring dari Institut Dayakologi.
Ia menambahkan, Perda Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat harus disosialisasikan terus menerus kepada komunitas-komunitas adat di seluruh wilayah Kabupaten Sanggau.
“Bi Somu adalah subsuku Dayak “penyangga” hutan adat Tembawang Tampun Juah selain subsuku Dayak Sisang dan Iban Sebaruk karena tinggal tidak jauh dan memiliki sejarah asal usul dari Tampun Juah,” jelas Temenggung Semongan.
Darius Culen, salah satu tokoh Bi Somu yang juga salah seorang pengurus LLB mengatakan bahwa wilayah adat Bi Somu belum ditetapkan melalui SK bupati Sanggau. “Wilayah adat Bi Somu belum ditetapkan lantaran memang orang Bi Somu, khususnya di Desa Semongan ini belum mempertegaskan batas-batas wilayah adatnya dengan pemetaan wilayah adat,” tambahnya. Ia menambahkan bahwa wilayah adat Sisang dan Iban Sebaruk sudah ditetapkan dengan SK Bupati.
Koordinator Ritual Adat Tahunan di Tampun Juah
Sesuai kesepakatan bersama dalam musyawarah yang dilakukan pada tahun 2021 lalu, maka Ketemenggungan Bi Somu menjadi koordinator pelaksanaan ritual adat tahunan di tanah asal Tampun Juah untuk tahun 2022 ini. Temenggung Bi Somu membenarkan hal tersebut. “Tahun 2022 ini, pihak kami (Ketemenggungan Bi Somu: Red) yang mengkoordinir ritual adat tahunan di Tembawang Tampun Juah,” ungkap Andarias Lomon. Dia menambahkan agar para pihak, termasuk Kades Semongan yang terpilih nantinya agar memberikan dukungan untuk pelaksanaan ritual adat tahunan di Tembawang Tampun Juah nanti. Ini untuk mendukung masa depan wilayah adat Semongan hari ini dan ke depannya, ” imbuh temenggung.***

