Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon Ingin Ada Museum Dayak di Kalimantan dan Sebut Dana Abadi Kebudayaan Tidak Kena Efisiensi Anggaran
Penulis: Manuk Kitow | Foto: Istimewa | Editor: Tim Redaksi & Giring
Pontianak, KR — Baru-baru ini, Sabtu (22/2/2025), BPK (Balai Pelestarian Kebudayaan) Wilayah XII yang berkantor di Jl. Letjen Sutoyo, Pontianak menggelar Bincang-bincang Kebudayaan bersama Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Dr. H. Fadli Zon, S.S., M.Sc.
Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII, Juliadi, S.S., M.Sc., yang mengaku baru sekitar 3 bulan menjabat Kepala BPK Wilayah XII mengatakan bincang-bincang kebudayaan ini sekaligus sebagai ajang silaturahminya dengan sekitar 50-an lembaga kebudayaan, penggiat seni budaya dan stakeholder termasuk Institut Dayakologi yang turut menghadiri bincang-bincang kebudayaan tersebut.
“Saya harap bincang-bincang kebudayaan ini semakin memotivasi lembaga-lembaga kebudayaan, para penggiat seni budaya dan stakeholder terkait di Kota Pontianak ini agar terus berkarya, berani berinovasi dalam menghasilkan karya-karya yang tidak saja dapat dinikmati oleh masyarakat Kalbar, tapi juga masyarakat dunia. Ini sekaligus jadi momen silaturahmi saya dengan para pemangku kepentingan karena baru sekitar 3 bulan ini pindah ke Kalbar dan ditunjuk menjadi Kepala BPK Wilayah XII ini,” katanya saat membuka sekaligus memoderatori bincang-bincang dimaksud.

Ingin Lihat Museum Dayak

