Geliat Penghayat Kaharingan

2.288 Views

 

Dari Kalsel dilaporkan bahwa pada tanggal 1 Februari 2013 sekitar pukul 09.00-11.00 WITA, 16 penghayat Kaharingan yang terdiri dari 2 perempuan dan 14 laki-laki mendatangi kantor DPRD Kalsel untuk berdialog dengan anggota DPRD. Mereka yang disambut oleh Ketua DPRD Kalimantan Selatan bapak Nasib Alamsyah dan Ketua Komisi I, Haji Ahmad Busang itu datang dari Kota Baru, Tanah Bumbu, Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Utara, Patin, Tanjung, dan Balungan. Sebelumnya, mereka juga berdialog dengan Gubernur Kalsel.
“Selama ini kami mendapat perlakuan dan pelayanan sipil yang tidak adil, bahkan didiskriminasi. Karena tidak mempunyai akta nikah dari catatan sipil, maka akta kelahiran juga tidak punya sehingga anak-anak kami tidak dapat melanjutkan sekolahnya ke jenjang yang lebih tinggi. Kami penghayat Kaharingan minta agar hak-hak berkeyakinan kami disetarakan dengan penganut agama-agama resmi lainnya,” ujar Okplorensius, Ketua PD AMAN Tanah Bumbu yang mendampingi peserta dialog saat diwawancarai dengan telepon. Menurutnya, “jumlah penganut terbanyak terdapat di Hulu Sungai Tengah yakni kurang lebih 9000-an. Sedangkan penghayat Kaharingan lainnya berdomisili di Hulu Sungai Selatan, dengan melibatkan 800 orang dewasa.”

ONASIS & GIRING

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *