Cegah dan Tanggulangi Pandemi Covid-19, Masyarakat Adat Komunitas Tampun Juah Cetuskan Maklumat “Ensangi” 2020

390 Views

Segumon, Lubuk Sabuk, Sekayam, KR

Pandemi Covid-19 berdampak terhadap semua bidang dan tingkatan. Tak terkecuali di Kalbar, khususnya bagi masyarakat adat komunitas Tampun Juah, Segumon, Lubuk Sabuk,  Kec. Sekayam,  Kab. Sanggau. Kondisi krisis akibat Pandemi Covid-19 telah mendorong inisiatif lokal, termasuk dari Tampun Juah.

Kalimantan Review menerima dokumen MAKLUMAT ENSANGI 2020 yang dicetuskan oleh Masyarakat Adat Komunitas Tampun Juah. Maklumat itu merupakan inisiatif berbasis kearifan lokal yang dihasilkan secara bersama setelah pelaksanaan ritual adat. Menurut Temenggung Sisang, Ageus Laimudin, maklumat ini dicetuskan dalam rangka pencegahan dan penanggulangan Pandemi Covid-19 di wilayah Komunitas Tampun Juah. “Maklumat Ensangi 2020 ini didasari oleh kesadaran bersama Komunitas Tampun Juah tentangpentingnya keselamatan warga di tengah tuntutan mematuhi protokol kesehatan, terlebih sejak era kebiasaan baru diberlakukan,” jelasnya.

MAKLUMAT “ENSANGI” 2020 Masyarakat Adat Komunitas Tampun Juah 2020 di Masa Pandemi Covid-19dicetuskan pada Sabtu, tanggal 18 Juli 2020, bertempat di Rumah Perkumpulan Ritual Adat Tembawang Tampun Juah, Kampung Segumon, Desa Lubuk Sabuk Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau Provinsi Kalimantan Barat, oleh Masyarakat Adat Komunitas Tampun Juah, diwakili Ketemenggungan Sisang, Iban Sebaruk & Bi Somu.

Ritual adat dalam rangka Mencetus Maklumat “Ensangi” 2020 (Foto:Medi/DokID).

MAKLUMAT “ENSANGI” 2020 memuat imbauan kepada seluruh Masyarakat Adat di setiap Kampung / Dusun / Desa / Ketemenggungan / Menua dalam wilayah Komunitas Tampun Juah agar berpartisipasi aktif mencegah penyebaran Covid-19 sesuai tradisi dan kearifan lokal, dengan memprioritaskan hal-hal berikut:  

  1. Membuat Pos Covid-19 dan jadwal jaga serta mengontrol efektivitas Pos Covid-19 oleh Kelembagaan Adat dan Perangkat Desa bekerjasama dengan Gugus Tugas Covid-19;
  2. Setiap Pos Covid-19 yang dibangun agar menyiapkan kelengkapan Protokol Kesehatan;
  3. Menyeleksi warga luar yang masuk ke kampung khususnya di Ketemenggungan Sisang, Bi Somu & Iban Sebaruk;
  4. Setiap tamu yang menginap untuk wajib lapor kepada RT dalam waktu 24 jam; 
  5. Kepada warga luar yang masuk ke wilayah Komunitas Tampun Juah ditekankan untuk menyiapkan dan menunjukkan Surat Keterangan Sehat dari Puskesmas/Otoritas terkait;
  6. Membatasi kegiatan yang menimbulkan kerumunan atau keramaian; 
  7. Menyediakan tempat pencucian tangan yang lengkap mulai dari rumah masing-masing, fasilitas umum dan sekolahan;
  8. Menyediakan ramuan lokal untuk meningkatkan imun tubuh pribadinya masing-masing; 
  9. Kepada pihak otoritas yang bertugas di sepanjang jalur perbatasan Negara di Provinsi Kalimantan Barat agar menjaga jalur perbatasan secara ketat sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku serta Protokol Kesehatan;
  10. Setiap Desa/ wilayah Komunitas untuk menyediakan alat pengukur suhu tubuh (Thermo Gun);
  11. Setiap Desa / wilayah Komunitas yang memiliki objek wisata ditutup sementara selama masa Covid-19; 
  12. Kepada seluruh warga Masyarakat Adat untuk menyediakan masker secara mandiri dengan bahan yang terbuat dari kain dan sejenisnya;
  13. Untuk mentaati Protokol Kesehatan menyesuaikan kondisi kearifan lokalnya;
  14. Untuk menjaga jarak tubuh/fisik terutama orang luar wilayah Komunitas;
  15. Kepada perusahaan yang beroperasi di wilayah Komunitas Tampun Juah untuk menaati Protokol Kesehatan;
  16. Kepada masyarakat yang bekerja di perusahaan untuk membawa bekal makanan masing-masing pada saat jam kerja;
  17. Meningkatkan kerjasama dan solidaritas di seluruh wilayah untuk menghadapi berbagai krisis sebagai akibat dari bencana Pandemi Covid-19 dan bencana ekologis.

Beberapa pihak yang mencetuskan dan mendukung Maklumat “Ensangi” 2020:

  1. Temenggung Sisang;   
  2. Temenggung Iban Sebaruk;
  3. Temenggung Bi Somu;
  4. PJ. Kades Lubuk Sabuk; 
  5. PJ. Kades Sungai Tekam;
  6. PJ. Kades Malenggang;
  7. PJ. Kades Bungkang;
  8. Kades Semongan;
  9. Kades Noyan;
  10. Plt. Camat Sekayam;
  11. Ketua Laja Lolang Basua’; dan            
  12. Camat Noyan.

Foto: Medi/DokID. 

Editor: R. Giring & Yeri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *