Dua Rumah Warga Ngira, Kec. Noyan, Sanggau Ludes Terbakar, Satu Lainnya Tinggal Puing Atap

47 Views

Baca juga: https://kalimantanreview.com/ini-kesepakatan-semiloka-perlindungan-pengakuan-wilayah-adat-hutan-adat-dan-penguatan-lembaga-adat-dayak-bisomu/

Upaya beberapa warga memadamkan kobaran api sia-sia. Hal ini lantaran sulitnya akses sumber air di sekitar tempat kejadian kebakaran. Sedangkan hampir semua warga sedang tidak berada di rumah.

“Angin kencang menyeret kobaran api hingga merembet ke rumah Ibu Loni. Tak satupun harta benda dan perkakas rumahnya yang bisa diselamatkan,” ujar Bakirman, Kawil Ngira.

Bapak Bakirman juga bilang, tidak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran itu meski kerugian akibat kebakaran itu bisa mencapai ratusan juta rupiah karena semua bangunan menggunakan material kayu serta beberapa benda-benda berharga ikut hangus terbakar.

Motor honda revo dan padi 12 karung selamat

Dalam situasi itu, aksi heroik sempat dilakukan seorang warga. Meskipun jari jempol kakinya terpotong akibat kecelakaan sebelumnya dan masih dalam masa penyembuhan, Pak Bulalang memberanikan diri. Ia mengabaikan keadaan dirinya dan dengan sigap menuju lokasi rumah yang sedang terbakar hingga berhasil mendorong dan menjauhkan satu sepeda motor merek revo milik Bapak Desik dari area kebakaran.

Bapak Dugong bersama beberapa warga lainnya juga bergerak cepat menyelamatkan 12 karung padi miliknya yang disimpan di bagian belakang rumahnya.

“Saat ini korban musibah kebakaran yang kini mengungsi ke rumah keluarga mereka sangat membutuhkan bantuan darurat berupa pakaian, makanan, alat memasak, perlengkapan mandi, alat pertanian, dan material untuk pendirian rumah-rumah mereka, termasuk pakaian sekolah untuk satu anak SD,” pungkas Pak Bakirman.

Camat Noyan, Supriadi Simarmata dan tim didampingi apara Pemdes Semongat berfoto bersama warga korban musibah kebakaran di Ngira, Rabu (12/8/2026). Foto: Warga.

Camat Noyan telah berkoordinasi dengan dinas terkait

Rabu (12/8/2026), Camat Noyan, Supriadi Simarmata didampingi Pj. Kades Semongan, Hendra Karnizar, dan Kawil Ngira, Bapak Bakirman meninjau lokasi kejadian musibah kebakaran di Dusun Ngira.

Dikutip dari laman FB Kecamatan Noyan, Supriadi Simarmarta mengatakan jika pihaknya berupaya memberikan bantuan dan menghimbau agar warga lebih waspada di musim kemarau sekarang sambil memastikan barang-barang elektroniknya aman dari hubungan arus pendek listrik.

Camat Noyan juga bilang jika pihaknya telah berkoordinasi dengan dinas terkait di Kabupaten Sanggau agar secepatnya memberikan bantuan kepada warga korban musibah kebakaran.

Bi Somu

Pada Juli (2026) total penduduk Dusun Ngira 471 jiwa atau 134 Kepala Keluarga, yang terdiri dari 274 laki-laki dan 191 perempuan. Dusun ini baru 14 bulan dialiri listrik dari PLN. Dusun Ngira masuk dalam wilayah administrasi Desa Semongan, Kec. Noyan, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat.

Penduduk Dusun Ngira adalah warga Masyarakat Adat Dayak Bi Somu yang sehari-harinya berinteraksi dalam Bahasa Be Matek/Bu Matek. Meski tanpa korban jiwa, uluran tangan untuk membantu warga korban musibah kebakaran tetap diperlukan. []

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *