Sudah 52 Nyawa Tewas di Lubang Bekas Tambang, JATAM KALTIM: Gubernur Kaltim Tetap Bungkam

55 Views

Penulis: MANUK KITOU | Editor: R.GIRING

Samarinda, KR – HATAM tahun 2026 ini kembali menjadi pengingat bahwa warga Kalimantan Timur sedang hidup di atas kuburan ekologis yang terus memakan korban. Menandai hari anti tambang (HATAM),  Jatam Kaltim meluncurkan pernyataan persnya, Jumat (29/5/2026).

Jatam Kaltim, melalui keterangan resminya mengatakan, sampai hari ini, sedikitnya 52 nyawa yang sebagian besar anak-anak telah melayang di lubang-lubang bekas tambang batubara yang dibiarkan menganga tanpa reklamasi dan tanpa pertanggungjawaban hukum yang tegas.

Korban terbaru, seorang anak berusia 9 tahun yang meninggal di lubang tambang milik PT. Insani Bara Perkasa (IBP) di Samarinda.

Pihak Jatam Kaltim menilai, meski aturan ada, tapi penegak hukum memilih menutup mata, bahkan cenderung memilih sikap pembiaran.

Jatam mendesak Gubernur Kaltim menanggapi masalah bekas lubang-lubang tambang batubara di Kaltim yang dibiarkan menganga tidak direklamasi sehingga menimbulkan banyak korban nyawa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *