492 Warga Komunitas Adat Tampun Juah Menerima Vaksinasi Covid-19 untuk Jenis Vaksin Pfizer Dosis Kedua

329 Views

Penulis: Bendi & Siba. Foto: Siba | Editor: Giring & K. Gunui’

Tampun Juah, Sekayam, KR–Pelaksanaan vaksinasi covid-19 dosis kedua di wilayah adat komunitas Tampun Juah  Ketemenggungan Sisang dan Iban Sebaruk, Kec Sekayam, Sanggau sukses digelar. Vaksinasi dilaksanakan pada Senin (10/1/2022) dan berlangsung dengan lancar di 3 kampung.

Vaksinasi covid-19 dosis kedua tersebut dilaksanakan atas  kerjasama Institut Dayakologi dan Pemda Sanggau bersama Laja Lolang Basua’, Rakom Tampun Juah dan CU FPPK (PB) Tampun Juah, Gugus Tugas Kecamatan dan Tim Vaksinasi Kecamatan Sekayam yang dikoordinir Hanya’a Yustina, Kepala Puskesmas Balai Karangan, Sekayam.

Data dari petugas menyatakan bahwa warga yang menerima vaksin Pfizer tersebut terdiri dari Kampung Segumon, Desa Lubuk Sabuk, Kampung Sungai Sepan dan Tapang Sebeluh, Desa Malenggang Kecamatan Sekayam.

Vaksinasi dimulai di Tapang Sebeluh jam 10.00 Wib, dilanjutkan di Sungai Sepan jam 14.00 Wib, kemudian Segumon jam 17.00 Wib. Petrus Kenedi, Kades Lubuk Sabuk, mengatakan warga sangat antusias mengikuti program vaksinasi tersebut. “Sebagai pihak yang bertanggung jawab di kedesaan Lubuk Sabuk, tentu saya merasa senang dan berterima kasih kepada warga yang ikut vaksin dosis kedua ini. Ini untuk melindungi kesehatan kita sendiri dan keluarga yang kita cintai,” ujarnya.

Hanya’a Yustina, Kepala Puskesmas Balai Karangan, Kec. Sekayam memberikan kesan yang sangat baik terhadap antusiasme warga di 3 wilayah tersebut. Menurutnya, warga Kec. Sekayam yang sudah vaksin dosis ke-2 sudah mencapai sekitar 76%. “Saya mengimbau agar warga yang belum mau vaksin jangan takut karena vaksin untuk melindungi diri sendiri,” jelasnya kepada Tim KR.

Untuk memperlancar pelaksanaan vaksin tersebut, para aktivis lokal menggalang kerjasama warga masyarakat dan Pemdes mempersiapkan tempat pelayanan vaksinasi tersebut. Bersama kita lindungi diri dan bangsa, menyelamatkan rakyat dan masyarakat adat. Semoga.[ ]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *