“Reparasi dan Dukungan”

Pembaca KR yang berbahagia,
“Kritikan” dan “Apresiasi” dua kata pembuka tabir pasca terbitnya KR Gerakan edisi perdana Maret lalu. Beberapa masukan dan dukungan mengalir ke meja redaksi. “Kenapa covernya gelap dan gambar-gambarnya kabur,” sentil salah seorang pelanggan dan pemerhati setia KR, saat membaca edisi Maret lalu. “Akhirnya KR terbit kembali dan ini hasil kerja keras yang bagus,” puji pemerhati KR yang lain. Kritikan merupakan blue print reparasi. Sedangkan apresiasi adalah kunci pintu pembesar hati sehingga menguatkan langkah ke edisi berikutnya. Ini menjadi dua sisi KR yang compatible.

Memperhatikan KR edisi Maret, ada beberapa hal yang istimewa diantaranya isi rubrik lebih meng-Kalimantan dalam arti berita mendekati perimbangan di seluruh Kalimantan. Selain itu, ini pertama kali KR bernarasumber utama setingkat Menteri, khususnya rubrik Kalimantan Utama, yaitu Kementerian Lingkungan Hidup. Untuk edisi mendatang, ini akan mulai ditradisikan sesuai dengan isu yang diangkat. Dalam sejarahnya, ini juga pertama kali KR ditulis oleh para Jurnalis Gerakan yang notabene tidak dalam satu kantor. Terlepas dengan segala kekurangan, substansi pemberdayaan cukup terwakili, apalagi informasi ditulis langsung oleh para penggiat pemberdayaan di masing-masing unit.

Pembaca yang budiman,
Dalam proses metamorfosis yang sedang berjalan, KR juga mendapat angin segar setelah sebelumnya sempat stagnan. Kabar baik tersebut adalah dukungan dari berbagai kalangan. Selain dari seluruh unit GPPK (termasuk Gerakan Credit Union Filosofi Petani Kalimantan-GCU-FPK), KR juga didukung oleh Aliansi Masyarakat Adat Nusantara Wilayah Kalimantan Barat (AMAN-Kalbar) dan Wahana Lingkungan Hidup Kalimantan Barat (Walhi Kalbar). Kedua lembaga ini sangat proaktif bahkan mengutus beberapa aktivisnya menjadi jurnalis atau reporter KR. Ini positif dan patut diapresiasi sebagai bentuk dukungan riil. Semoga dengan luasnya dukungan, KR makin mumpuni dan para pembaca setia selalu disuguhkan dengan berbagai inovasi.
Salam Solidaritas,

Tim Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *