Protes Aktivitas Tambang, Warga Pasang Bendera Setengah Tiang

853 Views

Penulis: Manuk Kitow | Foto & Video: Istimewa | Editor: Tim KR & Giring

Tanjung Keliling, Seberuang, KR – Sebagai bentuk protes terhadap aktivitas penambangan, tepatnya PETI, pada bulan Agustus 2025 ini, warga Desa Tanjung Keliling, khususnya dari Dusun Tanjung Keliling, Kecamatan Seberuang Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat sepakat untuk menaikkan bendera setengah tiang.

Baca juga: https://kalimantanreview.com/negara-bertindak-tambang-bodong-ancam-borneo/

Pemasangan bendera setengah tiang itu sebagai bentuk protes dan kekecewaan warga atas rusaknya dan tercemarnya sungai Seberuang, satu-satunya sungai yang digunakan warga untuk kehidupan sehari-hari akibat aktivitas PETI di perhuluan Sungai Seberuang yang tak kunjung berhenti, meski aktivitas PETI tersebut pernah ditindak pihak Muspika dan Polsek Seberuang.

Penjelasan Kades Tanjung Keliling, Antonius Ricki terkait kesepakatan warganya untuk memasang bendera setengah tiang pada Agustus 2015 ini. Video: Istimewa.

Dalam video warga yang beredar luas, terdengar pernyataan yang intinya meminta kepada para pihak terkait agar segera melakukan tindakan terhadap aktivitas peti dimaksud karena selama ini, sehari-hari warga setempat tertimpa dampaknya.

Dalam video lainnya, Kades Tanjung Keliling, Antonius Ricki, membenarkan perihal warga yang menaikkan bendera setengah tiang tersebut. Menurutnya, pengibaran bendera setengah tiang merupakan kesepakatan bersama warga desa.

Baca juga: https://kalimantanreview.com/peringatan-hari-anti-tambang-2025-jatam-kaltim-ekstraktivisme-adalah-sistem-bunuh-diri/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *