Klasifikasi Tanah Menurut Karakteristiknya Berdasarkan Pengetahuan Orang Dayak Kanayatn

414 Views

Jenis ini biasanya diberikan pada lahan garapan (satu atau beberapa bidang saja) yang letaknya di pertengahan hutan berantara. Terjadinya konsep parompokng ini biasanya karena keadaan tanah di sekitar parompokng tersebut tidak baik untuk digarap menjadi lahan perladangan. Misalnya jenis tanahnya berupa tanah pasir atau pampadakng.

6. Tanah Mototn dan Ongkol

Secara keseluruhan jenis tanah ini dibentuk oleh permukaan miring (nurabis), dan atau nabikng (curam), serta datar. Kadang-kadang di tengah-tengah dataran mototn terdapat arokng (jurang), yang dibangun oleh dua sisi atau dilingkari tabikng atau tebing dinding. Daerah yang terletak di kaki mototn selalu nurabis (miring) dan/atau nabikng (curam), sedangkan arokng merupakan pertemuan dua kaki mototn yang bertebing curam (nabikng). Jika permukaan jenis lahan ini luas, maka ia dinamakan mototn, atau munggu’, sedangkan yang tidak luas disebut ongkol. Biasanya tanah ongkol terletak di tengah-tengah hamparan dataran rendah atau sawah yang luas (lihat gambar 1 & 2 berikut).

Permukaan tanah mototn menurut pengetahuan Orang Dayak Kanayatn Binua Kaca’ Kab. Landak.

Permukaan tanah ongkol menurut pengetahuan Orang Dayak Kanayatn Binua Kaca’ Kabupaten Ladnak.

7. Tanah Panamukng

Tanah panamukng adalah tanah gunung yang terhampar dari lereng gunung, dari kaki sampai ke rintisatn atau batas hutan primer. Sesuai dengan letaknya, tanah panamukng pada umumnya berbatu, nurabis atau miring, kadang nabikng atau curam dan baarokng atau berjurang. Namun lahan panamukng yang layak digarap adalah areal yang tingkat kemiringannya kurang dari 45o dengan permukaan yang kurang memiliki batu.

Sedangkan daerah berbatu umumnya diolah menjadi kompokng, yang ditanami berbagai buah-buahan (seperti durian, langsat, pantingan, dll.), dan rotan saga. Demikian juga lahan yang terletak di atas batas rintisan (tanah rintisatn), oleh nenek moyang mereka pada umumnya ditanami durian dan berbagai buah-buahan lainnya.

8. Papuk

Jenis tanah ini merupakan lahan persawahan yang mempunyai sistem pengairan tradisional yang cukup memadai, sehingga sangat memungkinkan digarap setiap musim tanam. Papuk yang tidak digarap pada musim tanam berikutnya, akan ditumbuhi oleh tanaman semak dan perdu. Kondisi papuk yang demikian dinamakan pantusatn.

Mengingat berbagai jenis lahan/tanah di atas sangat erat kaitannya dengan ladang atau uma, maka biasanya nama lahan tersebut otomatis digunakan untuk mengklasifikasikan uma atau ladang yang mereka garap. Klasifikasi uma menurut Orang Dayak Kanayatn Binua Kaca’ dilakukan menurut keadaan tanah dan topografi lahannya, sehingga dikenallah jenis Uma Gente’, Uma Tanyukng/Tabuk, Uma Tawakng, Uma Mototn, Uma Panamukng, Uma Ongkol, Uma Pampadakng, dan Uma Parompokng.

Uraian singkat tentang klasifikasi tanah berdasarkan karakteristiknya menurut pengetahuan Orang Dayak Kanayatn Binua Kaca’ disajikan pada tabel 1 berikut.

Klasifikasi menurut karakterstiknya bedasarkan pengetahuan Orang Dayak Kanayatn Binua Kaca’ Kabupatn Landak.

Penutup

Tanah dan tanam tumbuh di atasnya adalah elemen penting yang turut menentukan corak kebudayaan Dayak Kanayatn Binua Kaca’, khususnya tradisi perladangannya. Pengalaman ratusan tahun berinteraksi dengan ekosistem alamnya memungkinkan Orang Dayak Kanayatn memiliki corak kebudayaannya yang khas sehingga membentuk sebuah Pengetahuan Lokal Masyarakat Adat dalam beradaptasi dengan alamnya yang teruji dari generasi ke generasi.

Seiring perjalanan waktu dan perubahan ekosistem alam di wilayah adat Binua Kaca’, praktik pengetahuan lokal Dayak Kanayatn bisa jadi ikut berubah. Semakin sedikit generasi tua yang berumur panjang, semakin sedikit pula sumber pengetahuan yang tersisa.

Pendokumentasian pengetahuan lokal ini bukan sekadar untuk mencegah kepunahan warisan budaya dan kearifan lokal, tapi juga untuk menggugah kesadaran kita mengenai pentingnya melindungi hak atas kekayaan budaya dan hayati Dayak Kanayatn.[]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *