Para Malaikat di Sekitar Rumah Sakit: Lilin yang Tak Pernah Padam

521 Views

Di usia yang renta, di keheningan pagi,

Aku duduk termangu dalam sunyi.

Salib di dinding menyirat wajah,

Belahan jiwa terbaring lemah.

CA Kolorektal, menyayat nurani,

Si ahli patologi tengah menanti kasih-Nya.

Dalam senandung ungu,

“Nyala kasih-Mu segarkan dan kuatkan daku”

Mereka, datang!

Wajah-wajah dewasa penuh makna, mantan-mantan siswa.

Membawa harapan, pembasuh lara.

Air bening menggenang di ujung mata,

“Terima kasih, anak-anakku!”

Di kaki altar suci,

Kasih, sungguh, tak pernah lupa…

Keterangan: Esai ini telah mendapatkan persetujuan dari penulisnya untuk dipublikasikan di media ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *