Apa Kata Mereka tentang Buku “Tampun Juah Titik Balik Peradaban Dayak”

437 Views

Oleh RGM

Segumon—Sanggau,

Petrus Kenedi: Tokoh Tuai Rampun

Petrus Kenedi: Tokoh Tuai Rampun

Tokoh Tuai Tampundari Kampung Segumon, Desa Lubuk Sabuk yang ikut aktif mendokumentasikan data lapangan untuk penulisan buku Tampun Juah Titik Balik Peradaban Dayak saat ditanya, pada Rabu (4/9/2019) mengatakan bahwa adat, tradisi dan budaya Dayak itu sangatlah kaya dan bermanfaat bagi kehidupan Dayak itu sendiri. Dia menambahkan bahwa adat, tradisi dan budaya Dayak perlu dipertahankan dan dilestarikan untuk generasi ke depannya.

“Jadi dengan diterbitkannya buku “Tampun Juah Titik Balik peradaban Dayak” ini diharapkan sangat membantu banyak anak-anak muda, termasuk juga orang tua yg belum tahu sama sekali sejarah lisannya, maka paling tidak, buku ini dapat membantu mengetahui sejarah kita sendiri. Oleh karena itu, terlepas masih ada kekurangan di sana sini, setidaknya kita tidak lagi hanya dengar kata orang atau dengar cerita orang. Kita sendiri sudah bisa menceritakan kepada sesama kita, kepada keluarga dan orang lain. Ini semua menandakan bahwa kita sudah mulai melangkah menuju masyarakat yang mandiri, berdaulat, bermartabat, dan berkesinambungan,”ucapnya penuh semangat. 

Nanik Weni: aktivis lapangan, koordinator CUG FPPK Tampun Juah 

Nanik Weni: aktivis lapangan, koordinator CUG FPPK Tampun Juah 

Aktivis lapangan, aktivis CUG FPPK Tampun Juah yang ikut aktif dalam proses pendokumentasian data lapangan untuk penulisan buku Tampun Juah Titik Balik Peradaban Dayak mengatakan bahwa dirinya senang sekali dan bangga karena bisa berkontribusi.

“Saya sangat senang dan bangga karena ikut berkontribusi langsung dalam mengumpulkan data untuk penulisan buku ini. Harapan saya adalah semoga buku ini nantinya dibaca banyak orang, teristimewa oleh kaum muda dari Komunitas Tampun Juah. Perjuangan untuk mendapatkan informasi dan data di lapangan cukup panjang dan perlu kesabaran dan kecermatan. Kadangkala lebih dari sekali wawancaranya, apalagi sumber informasinya juga beragam,”ujar Nanik saat ditanya pendapat dan kesannya seputar peran sertanya dalam proses penulisan buku ini, Kamis (5/9/2019).

Foto: SekBer KTJ

3 tanggapan untuk “Apa Kata Mereka tentang Buku “Tampun Juah Titik Balik Peradaban Dayak”

  • 10 September 2019 pada 9:47 am
    Permalink

    Saya sangat mengapresiasi dan mendukung penuh.

    Balas
    • 10 September 2019 pada 2:30 pm
      Permalink

      Terima kasih, ditunggu kiriman artikel-artikelnya bg

      Balas
  • 10 Maret 2020 pada 2:32 pm
    Permalink

    Hi,

    Hope you are doing well. I just wanted to know if Ii could send some great article ideas for a guest post on your website.

    If you like the ideas i put forward, i will provide you with high-quality free content/articles. In exchange, all i expect is a back link from within the main body of the article.

    Do let me know if you like this proposal and if i can begin sending you some topic ideas.

    Best Regards

    Umer Ishfaq

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *