Pitn Rampah Angat, Ramuan Tradisional dari Hutan Adat Tae untuk Kesehatan

463 Views

Tae, Balai Batang Tarang, KR

Bermasker, dua puluhan perempuan dan beberapa laki-laki bertempat di balai pertemuan desa Tae berpraktik bersama pada Rabu, 26 Agustus 2020. Mereka didampingi fasilitator setempat membuat ramuan pitn angat. Bahan yang digunakan dibawa oleh masing-masing peserta pelatihan. Di antaranya, jahe, gula aren, serai, dan kunyit. Yopos, yang mendampingi pelatihan tersebut mengatakan bahwa di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang ini sangat diperlukan ramuan lokal yang diolah untuk menambah daya tahan tubuh. “Di saat pandemi Covid-19 seperti sekarang, kita mesti melihat kepada sumber lokal kita. Ramuan ada di sekitar kita dan layak kita olah untuk kesehatan kita sendiri bersama keluarga,” tukasnya kepada tim KR. 

Pelatihan mengolah ramuan tradisional “ramuan pitn angat”. Foto: Siba/Dokpub ID.

Sementara Anasias Acak, peserta, menyatakan sangat mendukung pelatihan bersama kelompok Sekolah Perempuan Adat (SPA) Tae tersebut. Ia pun mengharapkan agar setelah dari pelatihan, ibu-ibu bisa langsung membuat rampah pitn angat untuk konsumsi di keluarga masing-masing. “Keterampilan yang ibu-ibu dapatkan hari ini, nanti bisa segera dipraktikkan di rumah masing-masing. Setidaknya kita memaksimalkan ramuan yang ada di sekitar kita untuk kesehatan keluarga,” imbuhnya. 

Ibu 3 anak ini mengaku bahwa pelatihan yang langka seperti ini tentu akan sangat membantunya dalam mengadakan ramuan sendiri di rumah. “Saya berterima kasih karena bisa ikut pelatihan membuat ramuan lokal untuk kesehatan ini. Terus terang ini langka sekali, dan ini tentunya akan sangat membantu saya selaku peserta, dengan bekal ilmu yang telah didapat, nanti bisa membuat ramuan sendiri untuk kesehatan keluarga. Terlebih di saat pandemi Covid-19 ini yang memang sangat dianjurkan,” ujarnya optimis. 

Pelatihan mengolah ramuan tradisional “ramuan pitn angat” dilaksanakan atas inisiatif ID, bekerjasama dengan YKSPK, Rombokng Ria Gandi Ria Kudur dan Pemdes Tae sebagai rangkaian dari beberapa inisiatif untuk  mencegah dan beradaptasi terhadap dampak ancaman pandemi Covid-19 di Tae. Semoga.

Penulis: Siba.

Foto dan Video: Siba. 

Editor: Giring dan Yeri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *