PERCEPAT GERAKAN VAKSINASI COVID-19 DI KOMUNITAS ADAT TAMPUN JUAH, INSTITUT DAYAKOLOGI DAN LLB BERKOLABORASI DENGAN SATGAS COVID-19 KECAMATAN SEKAYAM

248 Views

Penulis: Nani, Siba & Manuk Kitow | Foto: Siba | Editor: Giring & K. Gunui’

Tampun Juah, Kec. Sekayam, KR—Komunitas Adat Tampun Juah, khususnya di Sungai Sepan dan Tapang Sebeluh, Desa Malenggang, serta Segumon Desa Lubuk Sabuk layak bersyukur. Pasalnya pada Hari Minggu (19/12) itu, sebanyak 373 warga dari 3 kampung tersebut berhasil dilayani vaksinasi Covid-19.  

Satgas Covid-19 Kecamatan Sekayam yang dipimpin langsung oleh Camat Sekayam melakukan vaksinasi kepada warga di Dusun Tapang Sebuloh, Sungai Sepan dan Segumon. Menurut Junaidi, Camat Sekayam, jenis vaksin yang digunakan adalah vaksin Pfizer Dosis satu untuk 373 orang. Vaksini Pfizer Dosis kedua akan dilaksanakan pada tanggal 10 Febuari 2022 mendatang. Dia menghimbau warga agar mengikuti vaksinasi dosis kedua nanti. Vaksinasi Covid-19 di 3 kampung tersebut dilaksanakan atas pendampingan ID dan diorganisir oleh aktivis lokal Laja Lolang Basua’ (LLB) dan relawan CU FPPK Tampun Juah, berkolaborasi dengan Puskesmas Balai Karangan, Camat Sekayam, Koramil Sekayam dan Polsek Sekayam yang tergabung dalam Satgas Covid-19 Kecamatan Sekayam.

Maksimalkan Peran RAKOM Tampun Juah

Darius Culen, mewakili pengurus LLB mengatakan bahwa dalam rangka menggerakkan partisipasi warga untuk mengikuti vaksinasi Covid-19 berkolaborasi dengan CU FPPK dan memaksimalkan peran RAKOM Tampun Juah. “Kami menyampaikan imbauan vaksinasi Covid-19 melalui RAKOM Tampun Juah. Bersama relawan CU FPPK Tampun Juah, kami juga datang langsung dari rumah ke rumah mengajak warga untuk ikut vaksinasi Covid-19 sehingga diharapkan warga terlindungi dari bahaya Covid-19,” pungkas Darius Culen.

Paska Bendi, aktivis lokal ID selaku Koordinator Sekretariat Bersama Pemberdayaan Holistik Komunitas Tampun Juah mengatakan bahwa pihaknya perlu mendukung percepatan vaksinasi Covid-19 untuk Komunitas Tampun Juah apalagi Tampun Juah adalah ikon bagi persatuan Masyarakat Adat Dayak dari kelompok Bahasa Ibanik dan Bidayuhik. “Komunitas Tampun Juah harus mendapatkan haknya untuk melindungi diri dari virus Corona dengan vaksinasi Covid-19. Komunitas adat di sekitar Menua Asal Tampun Juah ini harus menjadi contoh bagi Masyarakat Adat lainnya demi melindungi diri, keluarga dan warganya. Untuk mendukung penyampaian himbauan kepada warga, kami melibatkan peran serta rekan-rekan penyiar RAKOM Tampun Juah untuk menyampaikan pengumuman jadwal vaksinasi Covid-19, utamanya bagi warga Sisang, Iban Sebaruk dan Bi Somu,” urai Bendi.

Pemudi Segumon, Titi Susanti (18) mengatakan walaupun dirinya semula merasa agak meriang setelah divaksin hari itu, tapi kini sudah merasa sehat kembali. Dia bernazar agar tetap sehat agar bisa mengikuti vaksinasi untuk dosis kedua nanti. “Tadinya setelah vaksin, badan saya terasa agak mering, tapi sekarang sudah sehat lagi. Semoga saya tetap sehat sehingga nanti bisa ikut vaksin untuk dosis tahap keduanya,” ucapnya semangat.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *