Lensa 2022: Peristiwa Dunia hingga Daerah

145 Views

Penulis: Tim KR & Keto | Foto: Internet | Editor: R. Giring

Siapa pun ingin menjalani Tahun 2023 ini dengan penuh harapan dan rencana mulia. Itu semua tak lepas dari pengalaman, peristiwa dan situasi pada 2022 dan masa-masa sebelumnya.

Redaksi menyajikan sekilas peristiwa di tahun 2022 yang mempengaruhi perhatian internasional, nasional dan daerah. Informasi dan data tentang peristiwa berasal dari berbagai sumber media cetak, elektronik maupun media digital.

Argentina Juara Piala Dunia 2022

Ajang  sepak bola terbesar dunia tahun 2022 di Qatar telah “menghipnotis” perhatian dunia. Piala Dunia 2022 itu menghantarkan Tim Nasional Argentina menjadi pemenang untuk ketiga kalinya. Messi memperkokoh statusnya sebagai pemain sepak bola the Greatest of All Time.

Tim Tanggo yang dipimpin Lionel Messi menang dalam laga melawan Perancis pada Senin (19/12/2022) dini hari. Dilansir dari History of Soccer, pada 1978 Argentina menajdi tuan rumah. Argentina menjadi pemenang juara dunia 1978.

Pada Piala Dunia 1986, Timnas Argentina yang dipimpin Maradona tampil gemilang di lapangan hijau Meksiko hingga menjuarai Piala Dunia 1986 setelah mengalahkan Jerman Barat. (*)

Perang Rusia-Ukraina Bisa Memicu Perang Dunia Ketiga

Masyarakat dunia kawatir kalau Perang Rusia-Ukraina bisa memicu meletusnya  Perang Dunia Ketiga dalam waktu dekat. Perang tersebut bemula ketika menjelang akhir Februari 2022, Presiden Rusia Vladimir Putin memerintahkan invasi ke Ukraina.

Namun Kedutaan Rusia di Jakarta membantah akan terjadi invasi. Dilansir dari liputan6.com, sepekan setelah bantahan itu, Rusia ternyata benar-benar menyerang Ukraina pada 24 Februari 2022.

Perang Rusia-Ukraina hingga sekarang masih terus berlanjut. Ratusan ribu warga sipil termasuk tentara yang telah menjadi korban perang tersebut. Tak ada data resmi dari kedua negara terkait kepastian jumlah korban perang yang dinilai banyak pihak berpotensi bisa memicu perang dunia ketiga itu.

Ukraina merupakan negara bekas negara Uni Soviet. Sejak Rusia mencaplok Semenanjung Krimea milik Ukraina di 2014, perpolitikan di Ukraina cenderung bersebarangan dengan Rusia. Di satu sisi, Rusia menuduh Ukraina sebagai “koloni” AS. Sejak keruntuhan Uni Soviet pada 1991, Ukraina tidak lagi menjadi bagian dari Rusia.

Tak ada yang tahu pasti bagaimana akhir dari Perang Rusia-Ukraina tersebut. Padahal Rusia menjadwalkan pemilihan presidennya pada Maret 2014. Boleh jadi Putin mengambil langkah politik yang sama sekali tak bisa diduga sehubungan dengan pemilihan presiden tersebut. Abbas Gallyamov mantan penulis pidato Presiden Vladimir Putin, seperti dilansir internationalsindonews.com mengatakan dia yakin Putin dapat membatalkan pemilihan presiden yang dijadwalkan diadakan pada Maret 2024. Hal ini akan meningkatkan risiko rentannya politik dalam negeri Rusia. (*)

KTT G20 Memperkuat Citra Bali sebagai Destinasi Wisata Dunia

Tanggal 15-16 November 2022, di Kota Nusa Dua, Kab. Badung, Bali dilaksanakan Konferensi Tingkat Tinggi ketujuh belas Kelompok Duapuluh (G20). KTT G20 dihadiri para pemimpin negara dan sejumlah tokoh dunia.

Presiden Jokowi memimpin KTT G20 yang berdampak positif bagi pariwisata, ekonomi kreatif dan memperkuat citra Bali sebagai destinasi wisata dunia itu. Isu strategis yang dibahas salah satunya adalah transisi energi.

KTT G20 mengusung tema Pulih Bersama, Bangkit Perkasa atau “Recover Together, Recover Stronger”. Anggota G20 meliputi Afrika Selatan, Amerika Serika, Arab Saudi, Argentina, Australia, Brazil, India, Indonesia, Inggris, Italia, Jepang, Jerman, Kanada, Korea Selatan, Meksiko, Perancis, Rusia, Tiongkok, Turki dan Uni Eropa. (*)

Pesawat Luar Angkasa NASA Berhasil Menabrak Asteroid

Peristiwa penting dalam sejarah iperkembangan ilmu pengetahuan teknologi mengenai angkasa luar memasuki babak baru. Dilansir dari bbc.com, bahwa Badan Antariksa Amerika Serika (NASA), pada 28 September 2022 berhasil mengubah jalur asteroid setelah sengaja menabraknya dengan pesawat luar angkasa.

Pejabat Pertahanan Planet NASA, Lindlet Johnson mengatakan demonstrasi ini sangat penting bagi masa depan kita di bumi seperti dikutip cnbcindonesia.com. Peristiwa ini belum pernah terjadi sebelumnya. Situs bbc.com juga menulis bahwa tabrakan itu dirancang untuk menguji apakah batuan luar angka yang mungkin mengancam bumi dapat disingkirkan dengan aman. (*)

Pembunuhan Berencana Brigadir J

Penanganan perkara kasus pembunuhan berencana atas Brigadir J yang berlangsung bertele-tele menimbulkan kesan lemahnya lembaga pengadilan. Perkara ini memberikan pelajaran buruk bagi publik dalam proses penegakkan hukum di negeri ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *