Inspiratif: Gelora Semangat Perempuan Petani di KSP Babane terus Konsisten

219 Views

Doak, Bilayuk, Mempawah Hulu — Bertani ialah soal lain. Tapi bertani dan mengelola kelompok simpan pinjam dengan anggota 20 perempuan ini adalah pembeda yang unik dari bertani biasanya. Keunikan ini ada di Kelompok Simpan Pinjam (KSP) Babane yang beroperasi di Kampung Doak, Desa Bilayuk, Kec. Mempawah Hulu, Kabupaten Landak. Bermodal awal Rp. 2 juta dan anggota 11 orang, kelompok KSP yang dibentuk delapan tahun silam, hingga kini berhasil menghimpun modal bersama Rp. 46 juta. Semangat kaum perempuan itu seolah tidak surut. Bergelora dan konsisten. Itulah kesan yang kami rasakan saat menjadi peserta tamu di forum Rapat Tahunan Anggota KSP Babane pada tanggal 14 Maret 2020 yang lalu.

Sejak semula, kelompok ini dibentuk dari, oleh dan untuk perempuan Doak. Tak heran bila dimotori oleh kaum perempuan. Meskipun bukan sebuah koperasi, tapi mereka rutin mengadakan rapat anggota tahunan (RAT) untuk mengetahui kendala, mendiskusikan rencana bersama, sekaligus bagaimana rencana yang disepakati di tahun sebelumnya dicapai. Semangat kebersamaan ialah basis yang penting bagi pengelolaan keuangan kelompok simpan pinjam yang dilakukan secara mandiri itu. Anggota merasakan manfaat nyata dari kehadiran kelompok simpan pinjam ini. KSP Babane melayani anggotanya, mulai dari meringatkan biaya sekolah anak, pembelian alat-alat pertanian hingga kebutuhan biaya yang sifatnya mendesak. Hal tersebut dinyatakan Ibu Juini (37 th), yang juga anggota kelompok. “Di sini, dana yang dipinjam bisa dipakai untuk membantu biaya anak sekolah, juga untuk membeli alat pertanian. Selain itu, saat ada kondisi mendesak, KSP bisa dengan cepat membantu anggota. Selagi keuangan kelompok mencukupi, anggota tidak akan kesulitan dalam proses pinjaman darurat,” ujar Ibu Juini.

Saling Percaya dan Konsisten

KSP Babane memegang teguh cita-cita awal bersama. Cita-cita awal yakni menjadikan KSP Babane dengan asas kekeluargaan dan saling percaya supaya konsisten melayani anggota hingga mandiri dalam kebersamaan di tengah komunitasnya.

Setiap tahun pertanggungjawaban pengurus dapat didengar dan dibahas secara bersama melalui rapat anggota tahunan yang melibatkan seluruh anggota, pengurus, pengawas dan penasihat. Pemilihan pengurus dan pengawas dilakukan secara musyawarah bersama. Demikian pula dengan pembuatan dan pembahasan kebijakan dan program kerja kelompok simpan pinjam.

Dalam kegiatan sosial di kampung dan desa, kelompok ini tak luput dari perhitungan. Bernadeta (44 th), salah seorang perintis pembentukkan KSP Babane yang turut mengawal pertumbuhan kelompok ini hingga sekarang bisa diteladani. Karena keaktifannya, ibu dari 3 putri ini dipilih untuk menjadi kader Posyandu mewakili kampungnya. Ibu rumah tangga dan petani perempuan ini selalu bersemangat dan aktif di setiap kegiatan di kampung maupun desa. KSP Babane pantas bangga karena memiliki sosok Bernadeta yang punya semangat belajar tinggi ini. Dia juga dipercaya oleh anggota untuk menjadi pencatat transaksi keuangan dan menyusun laporan. Karena besar semangat dan motivasinya, maka pada tahun 2012, Ibu Bernadeta bersama Irin, Marsiana Ati dan kawan-kawan, semuanya perempuan Doak memantapkan diri untuk membentuk kelompok berbasis ekonomi kerakyatan yang tujuannya adalah membantu mengelola keuangan keluarga yang sehat dan sejahtera secara mandiri. Untuk itu, mereka berkonsultasi dengan PENTIS Pancur Kasih yang saat itu sedang melakukan pendampingan beberapa kampung di wilayah Desa Bilayuk. Berkat kegigihan dan kekompakan mereka, maka terbentuklah KSP Babane dengan modal awal murni dari simpanan anggota.

Bernadeta, aktivis KSP Babane.

PENTIS Pancur Kasih hanya memberikan pelatihan pembukuan dan pelaporan keuangan. Melalui kelompok simpan pinjam ini, perempuan di Doak tidak hanya telah mendapatkan pengetahuan dan keterampilan mengeloa keuangan kelompok, tetapi juga pengetahuan tentang pengelolaan organisasi, kepemimpnan dan isu kesetaraan gender. Seluruh anggota kelompok ini menyadari bahwa itu semua pengetahuan tersebut berguna dan penting dimiliki baik pengurus maupun anggota kelompok.

Semangat berpartisipasi dan beremansipasi dalam berbagai forum pengambilan keputusan di tingkat kampung di kalangan ibu-ibu di Doak telah tumbuh dengan baik. Bernadeta mengatakan bahwa sebelum bergabung di KSP, rata-rata ibu-ibu malu duduk di kurisi depan saat ada kegiatan rapat atau pertemuan. Mereka banyak memilih duduk di belakang, atau memilih membuat kopi dan makan ringan di belakang saja. Tapi sekarang, ibu-ibu di Doak sudah tidak ragu lagi duduk di kursi depan dalam tiap pertemuan. “Ibu-ibu di sini juga sudah bisa dan berani mengungkapkan pendapatnya di forum rapat-rapat. Ini keberhasilan tersendiri buat kelompok simpan pinjam perempuan di Doak ini,” tutur Bernadeta bangga.

Wadah Berdiskusi

Pendidikan dan peningkatan kapasitas pengurus dan anggota untuk memperkuat kelompok simpan pinjam ini masih menjadi prioritas di tahun 2020 ini. Pendidikan yang kontinyu tidak saja meningkatkan kapasitas atau pengetahuan anggota, tapi juga diharapkan semakin memperkuat rasa saling percaya dan soliditas di kelompok perempuan ini. Rapat tahunan mencatat bahwa kelompok simpan pinjam ini telah memberikan manfaat sebagai wadah berorganisasi dan berdiskusi selain memberikan keuntungan dari segi pengelolaan penghasilan anggotanya yang notabene perempuan petani sawah, kebun dan menoreh getah karet. Kelompok simpan pinjam ini semakin penting, terlebih karena sebagian wilayah kampung Doak telah berubah status menjadi HGU sehingga telah ditanami kelapa sawit yang mengakibatkan akses warga terhadap tanah, hutan dan lahan semakin kecil.

Pandemi Covid-19 telah membatasi interaksi antar-warga Doak yang berpenduduk 80 kepala keluarga ini, termasuk kegiatan KSP Babane. Meskipun demikian, semangat kebersamaan dalam kelompok simpan pinjam perempuan ini tidak pupus; tetap optimistis.

Semangat dan konsistensi kelompok perempuan Doak itu adalah kekuatan. Penuh motivasi dan antusiasme tinggi. Itulah modal moral dan sosial yang sangat berharga untuk pengembangan KSP Babane ke depannya. Semoga semakin luas pengaruh serta karyanya. Inspiratif.

Penulis teks & foto: S. Wina. Editor: Rony & RGM.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *