”Adat Batumuk Tihakng” Pembangunan Gedung Baru Persekolahan St. Fransiskus Asisi Pontianak

1.412 Views

 

Rencana untuk memiliki gedung sekolah baru ini telah ada sejak lama beberapa puluh tahun yang lalu oleh para petinggi yayasan, namun keinginan tersebut baru dapat terwujud sekarang ini pada tahun 2013. Awal tahun yang baru 2013 ini, dimulainya pembangunan gedung sekolah baru yang akan membawa harapan, semangat baru dari semua pihak untuk kedepannya menjadi yang terbaik dalam menciptakan generasi penerus bangsa yang mempunyai pola pikir cerdas, kritis, dan bertanggungjawab.

Apa itu Adat Batumuk Tihakng?

Dalam rangka penancapan tiang pertama ini tentunya tidak terlepas dari nilai-nilai budaya dan adat-istidat yang ada pada Masyarakat Adat Dayak Kanayatn yaitu dikenal dengan Upacara “Adat Batumuk Tihakng”. Upacara Adat Batumuk Tihakng ini yang akan di jelaskan lebih dalam bagaimana dan mengapa upacara adat Batumuk Tihakng ini harus dilakukan? Upacara adat ini juga merupakan Adat Talino Masyarakat Adat Dayak Kanayatn Kalimantan Barat. Adat Batumuk Tihakng ini merupakan sebuah tradisi Masyarakat Adat Dayak Kanayatn sebelum memulai untuk melakukan suatu pembangunan, misalnya gedung baru, rumah, dan bangunan-bangunan besar. Penancapan tiang pertama suatu pembangunan ini sangat penting di mulai dengan upacara adat yang di kenal dengan “Adat Batumuk Tihakng”, pada masyarakat Dayak Kanayatn selalu berhubungan dengan relasinya, alam semesta, semasa manusia, dan Tuhannya.

Masyarakat Adat menganggap bahwa nyangahatn bukanlah penyembahan berhala apalagi animisme, tetapi merupakan cara berdoa. Mereka percaya ada dua kekuatan: (1) Pelindung, pembawa rejeki, sumber kekuatan dari Jubata (Tuhan) Ne’ Patampa’ Yang Mahakuasa, dan (2) pembawa malapetaka, penyakit atau bencana alam. Dengan sastra lisan tersebut manusia menyadari dirinya harus berserah dan memohon perlindungan Yang Maha Kuasa, Sang Pemilik Langit dan bumi ini Jubata (Tuhan).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *