|
«
Kembali
Indeks
Kalimantan Review Edisi Online
Oktober 2009
KAMIS, 30 OKTOBER 2009
Jubata Bera,
Masyarakat Pedalaman Akan Merana
Ibarat pepatah “tak ada rotan, akar pun jadi”, demikian fenomena yang saat
ini terjadi pada kondisi pohon durian (durio zibethinus) di perkampungan
orang pedalaman yang mayoritas masyarakat Dayak. Makin berkurangnya kayu di
hutan karena dibabat melalui aktivitas penebangan liar (illegal logging),
perambahan hutan skala besar untuk perkebunan dan lokasi Hutan Tanaman
Industri (HTI), untuk lokasi pertambangan dan pembukaan hutan dengan motif
mencari keuntungan ‘sebanyak-mungkin’, sepertinya telah memberikan ruang
bagi proses pembabatan kayu khas lokal di sekitar hutan rakyat...
RABU, 29 OKTOBER 2009
PT BNM (Sinar
Mas Grup) Rampas Hidup Masyarakat Silat Hulu
Konflik
antara perusahaan perkebunan kelapa sawit dengan masyarakat adat tak
henti-hentinya terulang. Terbaru terjadi di Kampung Silat Hulu, Desa Bantan
Sari, Kecamatan Marau, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat. Masyarakat
melawan tindakan sewenang-wenang perusahaan dengan menghukum adat dan
menahan alat. Warga juga melaporkan kasus ini ke Polda Kaliimantan Barat dan
Komnas HAM RI (25 Oktober 2009). Melalui surat tertanggal 27 Oktober 2009 bernomor
3.178/K/PMT/X/2009, Komnas HAM minta Bupati Ketapang agar menghentikan
segala bentuk kegiatan operasional PT Bangun Nusa Mandiri di wilayah adat
Silat Hulu... |